Panggil saya TENOR. Melchi. Begitu mereka memanggil saya! Entah dengan lembut, bersahabat, kagum, rindu, kesal, bahkan benci. Melchi..melki..melky..dan milki! Kadang saya dipanggil mereka juga abang, lae, ayang, bahkan ada satu orang sahabat dekat yang panggil saya Laose! ---Nana---- ---Dia gadis baik. Calon perawat. Suka curhat dan bijak untuk disebut gadis. Perangainya menarik. Karena itu dia bisa jadian sama Lae Marthin--- ---Lae Marthin? Dia pacarnya Nana. Pria dewasa yg lucu dan punya kasih dan pengertian yang tak terbatas untuk seorang saya. Melchisedek Marbun.--- Kembali ke saya. Melchisedek Agustinus Victor Pandapothan Marbun. Mahasiswa semester 8 yang tahun depan akan KOAS di Rumah Sakit “Harapan Kita”. (ehm…kita maksudnya: kita berharap RS yang bisa kasih persekot buat masa depan. Paling engga untuk ngebalikin modal kuliah, setengahnya dulu lah….) Aktif dikegiatan kemahasiswaan kampus. Bukan senat, bukan!! Bukan juga rohani Kristen layaknya UKM yg menjamur lantaran ada disetiap fakultas. Sangkin banyaknya serasa masuk surga setiap kali sepasang kaki tak jenjang ini mulai melewati pagar biru kampus Universitas Kristen Indonesia. Batak bermazmur??? Hmmmppp..apalagi, ya engga lah!!! Mentang-mentang gw merantau dari Medan jadi Batak Banged Gettoo?? PENTING KAH??!!! SALAH SEMUA!! Gw ikut kegiatan mahasiswa yang bis mengembangkan talenta GW. Bernyanyi. Menadakan solmisasi dengan lantunan music gospel dan etnik bahkan country hingga melayu. Naik lagi kuncinya sampai kenada re tinggi hingga pengakuan bahwa gw hebat jadi kepercayaan diri buat seorang anak Pendeta sederhana macam awak! Ikut Paduan Suara Mahasiswa UKI. Mereka dengan akrab mengucapkan PSM UKI. Suara-suara malaikat bias kami pinjam untuk setiap event yang kami nyanyikan dan puji TUHAN, PSM kami punya nama lanatran konduktornya adalah saya sendiri, ehm…..Ka Ita deh!! (maaf ka..kidding! ntar ngambek lagi…hffffhhhhhh) Anak pertamadari dua bersaudara. Adik tercinta, Rafael Ireneus Mordekhai Parulian Marbun, lebih dulu menyandang gelar sarjana pendidikan sastra jerman, dan tahun ini akan berangkat ke Jerman. Saya sendiri mahasiswa kedokteran yang tak begitu unggul dinilai akademis. Dan harus eksten 1 tahun untuk menyandang gelar S.Ked. Bukan karna bodoh tapi karna management akademis yang lalai dalam mengatur jadwal dan saya lah korbannya. Disisi lain saya tidak menyesali itu karna saya masih sangat menikmati kehidupan menyanyi di Paduan Suara Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia yang dipercayakan sebagai Koordinator Kepelatihan dan Conductor di beberapa penampilan kami. Melayani TUHAN lewat suara merdu yang tak pernah lelah untuk memainkan nada-nada tinggi, mengayunkan tangan dengan gemulai menaati setiap ketukan dan tempo untuk memimpin teman-teman melantunkan syair-syair indah dengan harmonisasi suara sopran, alto, tenor, bass yang merdu untuk didengar, layaknya paduan suara malaikat yang bersorak-sorai di surga kami maksimal untuk mengembangkan talenta ini menjadi sebuah madah pujian yang memberkati banyak orang dan menarik jiwa para calon mahasiswa untuk menimba ilmu di universitas kami. Saya anak seorang Pendeta, Pdt. W.Marbun , gembala sidang jemaat GPKB Medan Perjuangan. Ibu saya adalah seorang mantan artis batak tahun 70an, kalau pernah dengar MANURUNG SISTER’S. Yang lebih tua itulah ibu saya. Lahir dari keluarga yang identik dengan music. Ibu saya mewarisi bakat seninya pada kami. Tidak untuk disombongkan, saya memahami not dan pandai bernyanyi, Rafael lihai memetik gitar dan handal memainkan alat music. Yagh...pendeskripsian tentang saya memang tak cukup untuk 1 halaman. Cukup panggil saya Melchi dan menatap mata saya yang sipit, dan tidak perlu terlalu mendongak. Maka saya akan menatap Anda dengan penuh kasih. GBU.. "have fun to read my blog"
Kamis, 19 November 2009
Who am I..??
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar